UM Lampung Siapkan Relawan Disabilitas pada Pemilu 2019

Bandar Lampung, Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Studi (Prodi) Pendidikan Luar Biasa (PLB), turut andil siapkan relawan pendamping disabilitas, dalam pemilu 2019 dengan menandatangani Nota Kesepahaman dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, Sabtu (30/3/2019) di Kampung Bamboe Way Halim.

Melalui kerjasama tersebut, nantinya UM Lampung akan mengirim mahasiswa Prodi PLB untuk ikut menjadi relawan pendamping untuk memberikan pemahaman kepada penyandang disabilitas pada pemilu 2019 di Kota Bandar Lampung.

MoU tersebut dilaksanakan sekaligus dengan kegiatan focus group discussion (FGD) bertema “Menggagas Penyediaan Relawan Pendamping Pemilih Disabilitas Pada Pemilu 2019 di Kota Bandar Lampung” kerjasama KPU Kota Bandar Lampung dan Sahabat Difabel Lampung (Sadila).

Rektor UM Lampung, Dr Dalman MPd berharap, nantinya seluruh mahasiswa Prodi PLB UM Lampung dapat terlibat sebagai relawan pendamping pemilih disabilitas pada pemilu 2019 di Kota Bandar Lampung.

“Saya berharap seluruh mahasiswa PLB dapat menjadi relawan pendamping bagi penyandang disabilitas pada saat pemilu serentak nanti, karena ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh disabilitas memiliki hak penuh dalam memberikan suara saat Pemilu, kecuali yang sudah ditetapkan dalam Undang-undang yang berlaku.

“Satu suara mereka sangat menentukan siapa pemimpin lima tahun mendatang,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Ferry Triatmojo, berharap usai mengikuti FGD tersebut, nantinya akan ada tindakan atau aksi nyata di lapangan, tidak hanya sekedar diskusi tanpa aksi.

“Kampus adalah salah satu penyedia relawan pendamping disabilitas, dalam hal ini kami melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama UM Lampung yang juga memiliki prodi PLB,” tutupnya. (Humas)