MoU antara UML dengan perguruan tinggi ASEAN dalam ACER-N 2019

Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) menandatanngani Memorendum of Understanding (MoU) dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan Huachiew Chalermprakiet University, Thailand pada Jum’at (16/08/2019) di Auditorium Universitas Galuh Ciamis, Jawa Barat. Penandatangan dilakukan oleh perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi yaitu Rektor UML Dr. H. Dalman, M.Pd, dan Jonathan Rantee Carreon, Ph.D. App. Ling., Ph.D Ling dari Huachiew Chalermprakiet University, Thailand dan Dr. Furzani Binti Pa’Ee dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

Penandatangan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ASEAN COMPARATIVE EDUCATION RESEARCH NETWORK (ACER-N) 2019 dengan diawali International Conference dan dilanjutkan dengan ACER-N ASEAN RECTOR CONFERENCE. Pada kesempatan yang sama, UML yang juga sebagai Co-Host mengirimkan para dosennya untuk mempresentasikan paper mereka dikegiatan International Conference. “Kesempatan ini, Rektor dan UML mendorong para dosennya untuk aktif menulis dalam publikasi Journal Internasional berindeks. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan keprofesionalan para dosennya dalam hal publikasi.” ungkap Rektor UML.

Kunjungan UML kali ini ke Universitas Galuh Ciamis yang dipimpin langsung oleh Rektor UML Dr. H. Dalman, M.Pd dengan didampingi Ka. LPPM, Ka. KUI & Kerjasama serta beberapa dosen tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari MoU antara UML dan Unigal. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 15 – 16 Agustus 2019.

Rektor UML menjelaskan, Rektor UML akan menindaklanjuti kerjasama ASEAN ini dengan mengambil bagian dengan melakukan student mobilitystaff exchange dan Joint Research. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penjajagan double degree.

Kedepannya peningkatan kerjasama antara UML dan perguruan tinggi Internasional lainnya akan dilaksanakan oleh Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama UML. Dengan telah ditandatanginya MoU tadi maka menambah jejaring kemitraan UML dengan perguruan tinggi di luar negeri, khsusnya di ASEAN. Dengan demikian juga akan memperkuat UML dalam Internasionalisasi Kampus.

Rektor UML mengatakan, untuk memperkuat program yang telah dimiliki, maka diperlukan mitra yang tangguh. Ke depan, implementasi kegiatan MoU ini akan dilaksanakan oleh unit-unit terkait di bawah koordinasi Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Lampung dengan meningkatkan kemampuan mahasiswa melalui student exchange dan staff exchange maupun kolaborasi dalam bidang penelitian.