Tim Tapak Suci UML Sabet Juara Umum dalam Bekasi Open Challange 2019

Bandarlampung – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung (UML). Kali ini, dalam kompetisi “Bekasi Open Challange Jilid 5 Menpora Cup 2019“. Tim Tapak Suci UML berhasil membawa pulang Trofi Juara Umum  dalam perlombaan pencak silat tahunan yang digelar oleh Keluarga Pencak Silat Nusantara.

Tim Tapak Suci UML mendapatkan 3 medali emas, atas nama Wahyu Mitharo Prabowo (Ilmu Pemerintahan), M. Os Palda (Psikologi), dan Dzikri Amrullah (Pend. Agama Islam), 1 medali perak atas nama Retno Tiara (Psikologi) dan 4 medali perunggu atas nama M. Valdo (Psikologi), Lukman (Pend. Agama Islam), Aprilia (Ilmu Pemerintahan) dan Renaldi (Ilmu Pemerintahan ) dengan perolehan tersebut tim pencak silat UML mendapatkan gelar Juara Umum pertama, menandingi tim pencak silat UGM diposisi kedua dengan perolehan 2 medali emas.

Acara yang digelar selama 3 hari Jumat-Minggu (4-6/10/2019) di OSO SPORT CENTRE Grand Wisata, Tambun, Bekasi, Jawa Barat ini, merupakan kompetisi pencak silat tingkat nasional yang diadakan setiap tahun, dan diikuti oleh total 1000 peserta dari seluruh wilayah Indonesia dari tingkat SD, SMP, SMA hinga Umum.

Tergabung dalam kesatuan tim Tapak Suci UML ini, harus bersaing ketat dengan peserta lain untuk adu skill dan bertanding. Dari total 9 peserta yang bertanding hanya 1 peserta yang tidak mendapatkan medali, menurut Wahyu, salah satu peserta dari tim Tapak Suci UML mengatakan bahwa ini merupakan peningkatan yang luar biasa dari tim Tapak Suci UML.

“Tahun 2018 kemarin kami hanya mendapatkan Juara Umum kedua, sesuai target tahun ini kita dapat Juara Umum Pertama ini merupakan sebuah peningkatan dan capaian luar biasa,” ujarnya.

Capaian ini tidak terlepas dari persiapan yang matang, latihan secara intensif, dan juga doa.Dua bulan menjelang kompetisi Wahyu dan tim melakukan latihan setiap hari di halaman kampus UML, bentuk latihannya seperti latihan gerakan rutin hingga latih tanding dengan sesama tim.

“Seperti biasa kami latihan setiap hari ketika sore di halaman depan, dari 2 bulan lalu sudah persiapan untuk kompetisi ini,” ujar mahasiswa semester 7 prodi Ilmu Pemerintahan tersebut.

Rektor UML Dr. Dalman, M.Pd. merasa bangga dan tentunya sangat mengapresiasi atas perolehan tim Tapak Suci UML mengingat ini merupakan kompetisi tingkat nasional. Kedepan UML akan selalu berusaha membukakan peluang bagi seluruh mahasiswa UML yang memiliki bakat dan potensi sehingga dapat berprestasi dan mengharumkan nama kampus di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

“Saya bangga dan sangat apresiasi atas capaian tim Tapak Suci UML kedepan kita pasti akan membukakan peluang sebesar besarnya bagi seluruh mahasiswa UML yang memiliki bakat dan potensi sehingga bisa mendapatkan juara di tingkat nasional maupun internasional, tentunya hal ini  dapat mengharumkan dan memajukan UML,” jelasnya.