UML Tuan Rumah Penyelenggaraan Rakornas ILMPI ke IX

Bandarlampung (Humas): Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakornas Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) ke IX. Pada kesempatan tersebut juga diselenggarakan seminar nasional bertajuk cerdas menghadapi stress pada generasi Z, di aula KH Ahmad Dahlan, Selasa (5/11).

Wakil Rektor III, Solihin MpdI yang mewakili Rektor UML, Dr Dalman Mpd, mengapresiasi terselenggaranya rakornas tersebut, terlebih saat ini stres dapat diakibatkan banyak hal, mulai dari masalah pribadi, pendidikan dan lainnya. Hal ini dikatakannya perlu diantisipasi agar tidak salah menghadapi stres terutama dengn tetap mengutamakan ibadah dan membaca Al Quran di kehidupan sehari-hari.

Sementara, Asisten I bidang Pemerintahan Kota Bandarlampung, Sukarma wijaya yang mewakili Walikota, Herman HN menyampaikan, berdasarkan definisi WHO yakni orang yang memiliki jiwa yang sehat dengan ciri selalu bahgia, mmapu mengahdapi tantangan hidup serta mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.

“Kenyataannya, generasi millenial masa produktif, banyak yang memiliki ciri bertolak belakang dari definisi itu, teknologi yang maju dan serba instan dan cepat dapat memberikan dampak negatif dalam aspek kejiwaan,” ujar mantan Kadisdik Kota Bandarlampung itu.

Ia berharap, generasi saat ini lebih bijak dan mampu memanajemen stres. Seperti menjalankan hobi, bermain, mendengarkan musik, meningkatkan komunikasi serta istirahat cukup. Atau bahkan melakukan perubahan pola pikir dan gaya hidup dengan mengonsumsi makanan sehat, dan rajin berolahraga.

Sementara, Pemateri seminar Dr Any Nurhayaty Psikolog yang juga Wakil Rektor I UML dalam materi yang disampaikannya, sebagai generasi yang lahir di era teknologi, generasi Z lebih cenderung toleran dan bukan keseragaman, dengan kata lain mereka lebih fleksibel serta mau mengakui perbedaan, sehingga selisih jarang ditemui di generasi ini.

“Generasi Z lebih mandiri dan tidak lagi menunggu, mereka lebih cepat memanfaatkan teknologi yang ada, bahkan lebih gemar berkomunikasi di sosmed, dan cenderung kurang dalam berkomunikasi secara verbal, sert senang berbagi,” ujar Any yang juga pakar kebencanaan tersebut.

Lantaran perbedaan generasi tersebut, dilanjutkan Any mereka akan mudah sekali stress yang bukan hanya di rumah, kantor, bahkan medsos pun bisa menjadi penyebab stress, hal ini akan mempengaruhi fungsi kehidupan sehari-hari, sehingga harus diatasi secara tepat,” ujarnya.

Salah satu peserta asal UIN Raden Patah Palembang, Edo Purwanto yang juga turut hadir mengaku mendapatkan ilmu baru dari acar tersebut, selain itu juga terus menjalin silaturahmi, menambah teman serta pengalaman baru.

“Saya sangat senang mengikuti acara ini, karena mendpatkan ilmu, teman dan penglaman baru. Satu lagi di Lampung lebih sejuk dan udaranya cukup segar, terimakasih UML sudah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan ini,” ujar mahasiswa semester V, Prodi Psikologi Islam itu. (Humas/Leni)