Lagi, Universitas Muhammadiyah Lampung selenggarakan BIMTEK bagi DPRD Kabupaten Tulang Bawang Lampung

Bandarlampung. Universitas Muhammadiyah Lampung kembali dipercaya oleh BPSDM Provinsi Lampung untuk selenggarakan BIMTEK bagi anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan ini dilaksanakan sejak 23-26 September 2020, di Pesawaran meeting room, Swiss Bell Hotel.

Dr. H. Dalman, M.Pd dalam sambutanya menjelaskan, dalam hal teknis pelaksanaan BIMTEK ini saya meminta kepada seluruh anggota DPRD kabupaten tulang bawang untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak / Physical Distancing dan memakai hand sanitizer. BIMTEK ini terselenggara berdasarkan Surat Rekomemdasi dari BPSDM Provinsi Lampung No. 890/3472/VI.05/2020. Ujar Dalman.

Tema yang diusung pada kegiatan BIMTEK kali ini  adalah “Pengutamaan  Penggunaaan Alokasi dan Anggaran untuk Kegiatan Tertemtu, Perubdhan Alokasi dan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.” Ungkapnya.

Kepala BPSDM Provinsi lampung yang diwakili oleh ibu Ir. Deslina , dalam sambutanya menyatakan permohonan maaf dikarenakan kepala BPSDM Provinsi tidak dapat hadir untuk menyambut para anggota DPRD Tulang Bawang dalam kegiatan BIMTEK dikarenakan sedang ada tugas lain. Ujarnya.

‌”Alhamdulillah dengan dikeluarkanya peraturan dari beberapa Kementrian dan Kepolisian maka BIMTEK dapat dilaksanakan dengan tetap mengindahkan panduan protokol kesehatan selama kegiatan bimtek.” Jelas Deslina.

Pada sambutan ketua DPRD tuba, kegiatan ini berjalan saya harap berjalan dengan baik dan saya mengucapkan terima kasih kepada UML yang selalu bermitra dalam penyelenggaraan BIMTEK, dalam kesempatan yang sama Sopi’i, S.H selaku ketua DPRD menyampaikan rasa sukur dikarenakan pembukaan bimtek kali ini di hadiri langsung oleh Sekwan DPRD TUBA Bapak Haryanto, SE., M.Ec. serta wakil ketua 1 dan 2 DPRD TUBA Lampung. Katanya.

“Dengan mengucap bismillahiroanirrohim, maka BIMTEK hari ini kamis 24 september 2020 secara resmi saya nyatakan dibuka.” Ucap Sofi’i.

Pada pemaparan materi yang disampaikan oleh Alvin dari Kemendagri, ia menjelaskan tentang Pendanaan untuk penanganan pandemi covid 19, yang bersumber dari hibah termasuk sumbangan dari masyarkat atau pihak ketiga /sejenis.

Alvin juga menjelaskan tatacara 1. Pelaksanaan dan penatausahaa  serta pelapora  dan pertanggung jawaban dari masyarakat, 2. Tatacara pencatatan dan pengesahan pemdapatan dan belanja dan, 3. Tatacara pelaporan dan pertanggungjawaban pendapatan dan belanja. Pungkasnya.