Universitas Muhammadiyah Lampung Jalin Kerjasama PKM dengan Desa Babatan Katibung

Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Dr. Dalman, M.Pd didampingi Kabiro AUK H. Marzuki, S.E., M.M. dan Kepala LP3M Dr. Mardiana, M.Pd.I serta staf Pengabadian Kepada Masyarakat (Abdimas) UML Fajar Sasora, M.Si melaksanakan penandatanganan naskah Nota Kesepahaman dan Kesepakatan di kantor kepala desa Babatan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan pada Senin (28/9).

Kerjasama atau naskah nota kesepakatan dan kesepahaman yang ditandatangani dan dijalin tentang penelitian dan pengabdian masyarakat serta pemberian beasiswa bagi masyarakat desa Babatan.

Dalam sambutannya,  Rektor UML Dr. Dalman menyampaikan bahwa selain kerjasama dalam bidang PKM. Dalman juga mengajak seluruh masyarakat desa babatan untuk mengembangkan potensi melalui pengembangan diri dengan kuliah di UML, bagi yang ingin kuliah di UML akan diberikan beasiswa khusus bagi masyarakat desa Babatan terkhusus bagi perangkat dan masyarakat desa Babatan pada umumnya.

“Ayo gunakan kesempatan ini untuk kuliah di UML segera mendaftar melalui beasiswa jalur pengembangan desa / rural development scholarship, dengan syarat utama untuk mendapat beasiswa ini adalah surat rekomendasi dari kepala desa Babatan”. Jelasnya.

Dirinya pun menyampaikan bahwa setelah penandatanganan naskah MoU dan MoA ini, UML segera akan melakukan pendampingan guna membantu mewujudkan desa babatan menjadi desa mandiri.

Sementara, Kepala LP3M UML Dr. Mardiana kerjasama ini tidak hanya di bidang PKM tetapi juga dapat dikembangkan ke ruang lingkup kerjasama yang lain. “Kita akan melaksanakan kegiatan, misalnya tentang tata kelola pemerintahan desa. UML siap mendampingi berbagai kegiatan atau potensi potensi yang ada di desa babatan ini. Jelasnya.

Dibagian lain, Mislan irfandi,Kepala desa Babatan menyambut gembira dengan jalinan kerjasama ini.

Dijelaskannya,  Desa babatan di dirikan pada tahun 1940 dengan luas wilayah kurang lebih 1500 ha. “Kegiatan ini di hadiri oleh seluruh perangkat desa mulai dari sekdes dan para kasi serta kaur serta 10 orang kepala dusun / Kadus,”Jelasnya.

Disampaikannya, bahwa Desa Babatan ini mayoritas pekerjaan masyarakatnya adalah petani.”Harapan saya dengan adanya kemitraan ini desa babatan bisa menjadi desa yang diperhitungkan, saya meminta UML untuk melakukan riset agar dapat menggali potensi yang ada di desa babatan selanjutanya desa babatan dapat berkembang menjadi desa mandiri,”pungkasnya (BA)