Kembali, LP3M UML Selenggarakan workshop bagi DPRD Tulang Bawang Barat Lampung

Bandarlampung. BPSDM Provinsi Lampung kembali tunjuk Universitas Muhammadiyah Lampung untuk menyelenggarakan kegiatan Bimtek bagi anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung. workshop dilaksanakan di Hotel Emersia dengan mengusung tema “Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2021 Sesuai Permendagri  No. 64 Tahun 2020 dan Penyampaian Pokok-Pokok Pikiran DPRD dalam penyusunan APBD”. Kegiatan workshop ini diselenggarakan selama 4 hari dimulai dari tanggal 05  hingga 08 Oktober 2020 . (06/10/2020).

Kegiatan workshop dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Ponco Nugroho, S.T. Wakil ketua I Bapak Busroni, S.H., dan Wakil ketua II Bapak S. Joko Kuncoro, S.I.Kom.,  serta Kepala BPSDM yang diwakili oleh Dr. Elip Hildan, M.Si., Kepala LP3M UML Dr. Mardiana, M.Pd.I serta 27 orang anggota DPRD.

Dr. Mardiana, M.Pd.I., selaku penyelenggara atau kepala LP3M Universitas Muhammadiyah Lampung dalam sambutanya menyatakan ucapan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Anggota Dewan yang telah berkenan hadir dalam kegiatan workshop ini. Alhamdulillah pada kesempatan ini kita masih diberi kesempatan dan kesehatan sehingga kita dapat mengikuti kegiatan workshop ini. Ujar Mardiana pada selasa (10/06/2020).

Kegiatan ini merupakan sinergitas antara DPRD Tulang Bawang Barat Lampung, BPSDM Provinsi Lampung dan Universitas Muhammadiyah Lampung. Kegiatan workshop ini sudah mendapat legalitas atau Rekomendasi BPSDM Provinsi Lampung, jelasnya.

“Saya mengajak Bapak dan Ibu Anggota DPRD Tulang Bawang Barat untuk mengikuti kegiatan workshop ini dengan seksama, agar supaya apa yang disampaikan oleh pemateri dapat berguna bagi para anggota dewan dan masyarakat Tulang Bawang Barat”, pungkasnya.

Ponco Nugroho, S.T., Ketua DPRD Tulang Bawang Barat menjelaskan bahwa sejak akhir bulan Maret 2020 DPRD Tubaba belum ada kegiatan sama sekali baik di dalam atau luar daerah dikarenakan Covid-19 sehingga pada kegiatan workshop ini diharapkan dapat me-refresh lagi pengetahuan para anggota DPRD. Selama kegiatan workshop ini dilaksanakan kami berharap agar kegiatan di ikuti dari awal hingga akhir dan mematuhi aturan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru / new normal. Perlu diketahui pula bahwa pada saat ini ada 12 anggota DPRD incumbent/petahana dan 18 orang anggota lainnya adalah yang baru menjabat sebagai anggota dewan. DPRD Tubaba ini terdiri dari 3 komisi. Jelas Ponco.

Sementara, Dr. Elip Hildan mewakili kepala BPSDM Provinsi Lampung dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyelenggara Pemda adalah pimpinan kepala daerah dan DPRD. Untuk mensinergikan tugas ini kita harus meng-update pengetahuan mulai dari UU hingga Permen yang sangat cepat berubah maka perlu diadakan kegiatan salah satunya workshop. Kami yakin para anggota DPRD TUBABA sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuanya karena beberapa anggota ada yang sudah beberapa periode menjabat sebagai anggota DPRD, namun tetap perlu meng-update dan atau me-refresh pengetahuan tentang RAPBD. Katanya.

Elip juga meminta kepada Universitas Muhammadiyah Lampung untuk memperhatikan beberpa hal utama dalam penyelenggaraan workshop diantaranya proses pembelajaran bimtek agar dilakukan dengan metode pembelajaran yang tepat dan mengacu pada protokol kesehatan, agar penyelenggaraan workshop dilaksanakan dengan berpedoman pada keputusan Mendagri No. 895.3/4007/BPSDM kemudian Materi yang disampaikan pada workshop agar dapat mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan dan disesuaikan dengan proposal penyelenggaraan yang diajukan. Selamat menjalani workshop semoga kegiatan ini berguna bagi seluruh anggota DPRD dan masyarakat Lampung Timur. Tandasnya.

“Diharapkan workshop ini berguna bagi anggota DPRD secara individu dan masyarakat tulang bawang barat dan atas nama Pemprov Lampung selamat mengikuti workshop”. Pungkas Elip mengakhiri sambutannya.

LP3M Universitas Muhammadiyah Lampung sebagai penyelenggara kegiatan sengaja mendatangkan pemateri / narasumber Bapak Drs. Sahat Marulitua, M.A.,  dari Kemendagri dengan mempertimbangkan pengalaman beliau sebagai pemateri kegiatan workshop. Sehingga subtansi / materi yang disampaikan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan anggota dewan dalam menyusun APBD atau RAPBD khususnya untuk daerah Tulang Bawang Barat. (BA/HMS).