HMPS Prodi Ilmu Pemerintahan UML selenggarakan Dialog dengan Bupati Waykanan

www.uml.ac.id . Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan menyikapi fenomena, dinamika dan perkembangan pandemi Covid-19 yang berdampak pada penyelenggaraan kegiatan disemua sektor terutama sektor pendidikan dan pemerintahan. Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah  Lampung menyelenggarakan dialog dengan bupati waykanan Bapak Raden Adipati Surya, S.H., M.M untuk dapat menambah dan mendapat  wawasan  serta  edukasi  terkait  peran pemerintah daerah terhadap penerapan kebijakan New Normal di kabupaten Way Kanan.

Dialog diselenggarakan dengan mengusung tema “Pemimpin Muda dan Revolusi Industri 4.0 (Peluang dan Tantangan Masa New Normal di Tengah Pandemi Covid-19)” yang mana Acara yang dilaksanakan pada hari sabtu (27/03/2021) di Auditorium K.H Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Lampung ini berjalan baik dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19 sesuai dengan himbauan pemerintah, seperti memeriksa suhu tubuh, memakai masker dan menngunakan hand sanitizer.

Dekan FISIPOL Bapak Zulman Barniat, S.Sos., M.I.P dalam sambutanya menyatakan bahwa saya selaku Dekan FISIPOL UML berharap dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dengan Pemda Waykanan dan bersinergis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kemudian, Pemda Kabupaten Waykanan dapat membantu UML dalam hal ini FISPOL untuk pengadaan peralatan laboratorium. Katanya.

“Saya berharap melalui forum dialog ini kedepan UML dapat bersinergis dan bersama-sama dengan Pemda Kabupaten Waykanan dalam rangka untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan ditengah dan setelah berakhirnya  pandemi covid-19  di Universitas Muhamamdiyah Lampung terkhusus di FISIPOL dalam semua bidang. Tandasnya.

Sambutan ini sekaligus penyerahan proposal yang dimaksud oleh Dekan FISIPOL kepada bapak Bupati kabupaten Waykanan Raden Adipati Surya, S.H., M.M.

Hal senada disampaikan oleh Rektor UML Dr. Dalman, M.Pd. dalam sambutanya seusai penandantanganan naskah MoU. Bahwa Kabupaten Way Kanan sebagai daerah yang sukses dalam menerapkan New Normal dengan berbagai kebijakan dan pelayanan, menjadi salah satu daerah yang inspiratif dan menjadi daerah percontohan.

“Di masyarakat penerapan new normal  ini  terjadi  pro  dan  kontra yang tidak dapat dipungkiri,  disamping  harus memulihkan   perekonomian   yang   sudah   menurun   drastis,   kesehatan   masyarakat   di pertaruhkan apabila pemerintah tetap menerapkan new normal dengan tidak memperhatikan kesiapannya”. Imbuhnya.

Sektor pendidikan pun tidak luput terkena dari dampak pandemic Covid-19 ini, dengan sistem pembelajaran baru dimana kegiatan belajar dialihkan menggunakan sistem online yang menggunakan berbagai platform diantaranya zoom meeting atau goggle meet sehingga menyebabkan terjadinya kesenjangan kualitas pendidikan di Indonesia yang dapat menurun. Jelas Dalman.

Pemerintah terlebih Pemda dalam hal ini sangat berperan penting dan dalam pelaksanaan. Pemerintah daerah sepenuhnya diberikan tangung jawab dan wewenang untuk mengatur daerahnya dalam melakukan sosialisasi, menerapkan kebijakan dan memberikan pelayanan publik yang di butuhkan dalam penerapan New Normal. Katanya.

Selamat melaksanakan dialog dengan tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan. Sekiranya melalui dialog dengan Bapak Bupati ini para mahasiswa akan mendapat  wawasan  dan  edukasi  yang berkaitan dengan prodi ilmu pemerintahan yang terkait  dengan peran pemerintah daerah terhadap penerapan kebijakan di tengah pandemi covid-19. Ujar Dalman menutup sambutanya. (Bastian – Humas)