Sambut Idul Adha 1442 H, UML Gelar Pemotongan Hewan Qurban

UML.AC.ID Universitas Muhammadiyah Lampung (UML)  pada Rabu, 21 Juli 2021 M bertepatan pada tanggal 11 Dzulhijjah 1442 Hijiriyah kembali menyelenggarakan pemotongan hewan qurban. 

Ada yang berbeda dengan pemotongan hewan qurban tahun ini, pada tahun ini pelaksanaan pemotongan hewan qurban dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes)  ketat, dimana kota Bandarlampung sedang diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) .

PPKM diberlakukan untuk membendung laju kenaikan angka positif virus corona atau Covid-19. Kegiatan rutin yang diagendakan oleh UML disambut gembira oleh seluruh keluarga besar UML, hari Raya Idul Adha merupakan sarat akan makna dan kaya hikmah. 

Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Hari Raya qurban ini, salah satunya adalah pengorbanan untuk yang dicintai.

Qurban bermakna pengorbanan pada sesuatu yang dicintai, yakni harta yang telah diperoleh. Dengan berkurban, artinya seorang Muslim memberikan sebagian hartanya untuk membeli hewan kurban, lalu menyembelihnya, dan memakan dan membagikan dagingnya kepada orang-orang di sekitar.

Kepala Pusat Pengembangan Studi Islam (PPSI) UML,  Arizal Eka Putra ketika ditemui pada saat pelaksanaan pemotongan hewan qurban mengatakan Berkurban dapat menyucikan diri dan harta. 
“Dengan berkurban pula, rasa kasih sayang dan peka terhadap sesama bisa ditumbuhkan, berqurban tidak lain agar kita menjadi peka terhadap kehidupan di dunia, bahwa apa yang dari Allah akan kembali kepada Allah,”ujarnya.

Proses Pemotongan Hewan Qurban oleh PPSI dan Panitia UML

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes)  yang sangat ketat, tambah Arizal, diantaranya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar tidak berkeremun dan hand sanitizer. 

Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada para pequrban, internal keluarga besar UML dan masyarakat sekitar kampus. “Terima kasih kepada para pimpinan dosen dan karyawan UML yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban dan berharap tahun depan jumlah hewan kurban bisa lebih banyak dari dosen, karyawan hingga mahasiswa UML, pada tahun ini jumlah hewan qurban yang di potong adalah satu ekor sapi dan dua ekor kambing, semoga kegiatan yang diagendakan UML menjadi sebab turunya keberkahan dari Allah SWT untuk kemajuan kampus UML” harapnya. 

Dibagian lain,  Rektor UML, Dr. Dalman mengatakan Ibadah kurban memiliki manfaat dan hikmat diantaranya, sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT, kemudian sebagai sikap meneladani pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim AS.

Selain itu, sebagai bukti cinta seorang hamba kepada Allah di atas segalanya, dan sebagai bentuk kesalehan sosial untuk berbagi antar sesama terutama kepada kaum duafa yang merasakan dampak pandemi Covid-19 yang masih kita rasakan hingga saat ini. “Dan ibadah kurban juga sebagai tanda bersyukur kepada Allah atas limpahan rezeki yang diberikanNya,” ungkapnya. 

Rektor juga sangat mengapresiasi kepada panitia kurban yang sudah mentaati protokol kesehatan selama pemotongan hewan Qurban di lingkungan Kampus UML.”Semua panitia telah diwajibkan memakai masker dan tetap menjaga jarak /social distancing, begitu juga para pengambil daging Qurban juga begitu,”tandasnya. ( Bastian – Humas )