UML Gelar Pentas Seni Dalam Memperingati Hari Disabilitas Internasional.

Dalam rangka memperingati hari disabilitas pada 03 Desember 2018, Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Muhmmadiyah Lampung menggelar Pentas Seni untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Sesuai tema “Berprestasi Melalui Keistimewaan”, pentas seni yang dilaksanakan Aula Ahmad Dahlan, menampilkan 13 pertunjukan dari siswa dari sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah anak berkebutuhan khusus yang ada di Provinsi Lampung. UML menyelenggarakan pentas seni untuk anak disabilitas agar masyarakat lebih peduli pada anak berkebutuhan khusus.

Ketua Program Studi PLB, Yulvia Sani, MP.d. menyampaikan rasa bangga terhadap kegiatan tersebut. Yulvia juga merasa bangga karena UML mampu menjadi perguruan tinggi inklusif. UML membuka peluang bagi anak berkebutuhan khusus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. UML menyediakan sistem layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa kebutuhan khusus (ATBK) dan anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui adaptasi kurikulum, pembelajaran, penilaian, dan sarana prasarananya.

Pentas seni ini menampilkan kesenian Cetik dari SLB Baitul Jannah, puisi dari SLB Bina Insani dan SLB Dharma Bakti, menyanyi dari SLB Metro dan Growing Hope, tari kreasi dari SLB Metro dan Dharma Bakti, pantomin dari SLB Metro, dongeng dari Baitul jannah, serta penampilan dari mahasiswa PLB UML.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh,  Megawati. S.Psi,  Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Lampung, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa UML melalui Prodi PLB harus lebih proaktif dalam setiap kegiatan dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Rektor UML, Dr. H. Dalman M.Pd. menyampaikan saat ini kampus UML sudah sangat maju, hal ini dibuktikan dengan diperolehnya akreditasi institusi B, serta semua prodi sudah terakreditasi oleh BAN-PT. Terlebih lagi Prodi PLB, Rektor mengatakan bahwa saat ini di Sumatera hanya ada 3 perguruan tinggi yang mempunyai Prodi PLB, salah satunya di UML.

Rektor UML mengatakan, semua perguruan tinggi wajib memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang memiliki kebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan, tidak terkecuali UM Lampung. Hal tersebut tertuang dalam amanah undang-undang dan patut dilaksanakan. “UM Lampung telah melaksanakan undang-undang karena telah memiliki Prodi Pendidikan Luar Biasa. Ini adalah kebanggan bagi kita semua,” ujarnya.

Hadirnya Prodi PLB di UML harus didukung penuh oleh semua pihak. Prodi PLB merupakan bagian dalam pembangunan sumber daya manusia berkualitas. “Semua dosen, mahasiswa, dan masyarakat Lampung harus turut serta memajukan Prodi Pendidikan Luar Biasa di UM Lampung, karena nantinya prodi ini akan mampu meningkatkan SDM khususnya bagi masyarakat memiliki keterbatasan diri,” ujar Rektor UML. (Humas UML)