UM Lampung Terus Bersiap Hadapi Revolusi Industri 4.0.

Bandar Lampung – Sebagai salah satu universitas yang mengedepankan konsep entrepreneur campus, Universitas Muhammadiyah Lampung terus bersiap dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin pesat. Melalui diskusi ilmiah yang mengusung tema “Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0” Rektor mengajak para dosen untuk bersama-sama berdiskusi tentang kesiapan UM Lampung dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Diskusi ilmiah tersebut diadakan di Meeting Room lantai 2 UM Lampung pada Sabtu (09/02) dengan menghadirkan narasumber kepala biro perencanaan Kementerian Ristek Dikti RI, Dr. Ir. H. Erry Ricardo Nurzal, M.T., M.P.A.

Rektor UM Lampung, Dr. H. Dalman, M.Pd. menuturkan mau tidak mau UM Lampung harus siap menghadapi revolusi industri 4.0 karna hal tersebut merupakan suatu keniscayaan.

“Mulai sekarang kita harus kuasai teknologi informasi, misalnya dalam pendaftaran mahasiswa, sekarang kampus kita sudah bisa menerima pendaftaran mahasiswa baru secara online, harapan saya kedepannya kita akan menggunakan sistem pembelajaran e-learning,” ujarnya.

Rektor juga berharap UM Lampung dapat terus berinovasi untuk mengejar ketertinggalan dari kampus lain.

“Asal kita mau meninggalkan cara lama yang tidak efisien, kita akan mengejar ketertinggalan dari kampus lain, ini semua untuk kemajuan UM Lampung, diskusi ini sudah merupakan langkah awal kita untuk mengejar ketertinggal kita, juga untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut Erry Ricardo berpesan UM Lampung perlu bersiap menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu UM Lampung sebagai entrepreneur campus perlu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap beradaptasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

“UM Lampung harus antisipatif dalam menghadapi revolusi industri 4.0, menciptakan mahasiswa yang kreatif, kritis, memiliki skil komunikasi dan dapat menjadi problem solver untuk menjawab permasalahan dimasa mendatang, sehingga nantinya mereka dapat menciptakan peluang kerja yang dapat beriringan dengan revolusi industri 4.0” ujarnya.

Erry Ricardo berharap, UM Lampung kedepannya dapat menciptakan program studi yang sesuai perkembangan zaman.

“Untuk menghadapi perkembangan zaman, UM Lampung tidak bisa hanya membuka jurusan yang umum dimasyarakat, UM Lampung perlu membuka jurusan yang mampu menjawab permasalahan masa depan,” ujarnya. (Humas/ab)